Penantian Musim Gugur #1


“Musim gugur akan tiba dua minggu lagi!” Sorak-sorai suara manusia menggema di langit Kota Tokyo. Hampir semua penduduk menyambut suka cita datangnya musim gugur. Tapi, tak sedikit yang bermuram durja. Para pelajar, misalnya, karena mereka harus mengatakan selamat tinggal dengan libur musim panas dan kembali berkutat dengan rutinitas dan kewajibannya sebagai pelajar. Pagi ini, aku… Read More Penantian Musim Gugur #1

Proses


Paragraf pertama dari halaman pertama di buku harian saya adalah “Tidak menunggu apalagi menanti. Kenapa, ya?” Pundak saya terasa berat padahal tidak sedang memikul apapun. Beban tak nampak yang rasanya sama seperti berat sepuluh karung beras itu harus saya pikul kemana pun saya pergi. “Kenapa ia harus menghantui orang yang bahkan belum tahu jalan hidupnya?”… Read More Proses