Masa yang Mau Pergi


Nyadar nggak sih, akhir-akhir ini kok waktu berjalan makin cepat, ya? Apa karena kiamat udah deket? Rasanya baru kemarin gue pakai seragam sekolah, tapi kenyatannya, “kemarin” itu udah berlalu selama 13 tahun.

Setahun terakhir menyandang status siswa, kebiasaan aneh gue makin nggak karuan. Kali ini, gue suka terpaku karena ruang kelas. Kalau dateng kepagian, gue suka berdiri di depan pintu, ngamatin ruang kelas yang sepi. Kalau mau pulang, gue suka ngeliatin kelas lain yang masih belajar, ngintip-ngintip lewat jendela paling belakang, ngamatin ruang kelas yang sibuk.

Keliatannya sih kebiasaan itu cuma-cuma, padahal selama gue diam ngamatin, batin gue sibuk sendiri. Kayak lagi ngitung waktu untuk pergi, tapi nggak tau ucapan “selamat tinggal” bakal dititipin ke siapa.

 

Kalau dipikir-pikir, sedih juga, ya… Sekarang nggak bisa nyalahin siapa-siapa, mungkin emang masanya udah abis. Mereka yang dulu ada, kini bersiap mau pergi. Perihal kembali, mereka belum bisa berjanji. Tapi yang terindah nggak akan pernah tergantikan, kan? –Nanda, kelas XII.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s