SMK Dual Education


Sekadar sharing, suka duka mengenakan seragam putih abu-abu dengan seragam kejuruannya. Saya pelajar SMK. Saya kadang heran, kenapa pelajar SMK selalu dibandingkan dengan pelajar SMA, dengan perbandingan kalau pelajar SMK itu lebih rendah dibanding pelajar SMA.

Ini saya alami ketika kemarin saya harus memilih sekolah selepas lulus dari bangku SMP. Mayoritas teman-teman saya memilih SMA, dengan alasan, “Nggak ah kalau SMK, banyak anak alay, banyak yang hamil diluar nikah, rata-rata nggak punya keinginan buat nerusin pendidikan kejenjang yang lebih tinggi, rata-rata males sekolah”.

Lho, kenapa sih ini? Jujur, saya dulu juga tidak tertarik memilih SMK sampai akhirnya saya memilih SMK karena paksaan orang tua. Tetapi semakin lama dan seiring berjalannnya waktu, saya juga semakin sering sharing dengan teman-teman dan guru-guru, dan akhirnya persepsi saya berubah. Menurut saya, tidak ada yang salah dengan SMK.

SMK Dual Education, SMK dengan pendidikan ganda, SMK dengan mempersiapkan muridnya untuk siap bekerja di dunia industri, SMK dengan menerjunkan langsung muridnya ke lapangan untuk praktek, SMK dengan pembelajaran berbasis teknologi yang juga mempersiapkan muridnya untuk siap menimba ilmu ke jenjang yang lebih tinggi, SMK dengan dunia membaca peluang kewirausahaan.

So? Kami siap bekerja, kami siap menciptakan lapangan pekerjaan, kami juga siap kuliah!

Tentang sisi negatif dari SMK karena murid-muridnya, itu tergantung pribadi diri sendiri, ya. Setiap orang di dunia tidak ada yang sama, termasuk pola pikir dan tingkah lakunya. Memang, pandangan baik suatu sekolah tergantung dari prestasi dan tingkah laku dari murid-muridnya itu sendiri. Tetapi kalau kalian hanya memandang SMK dari sisi negatifnya saja, saya pikir kalian akan menyesal. Coba kalian lihat SMK dari sisi positifnya.

Saya menulis artikel ini untuk sekadar meyakinkan kalian yang mungkin sedang bimbang untuk memilih sekolah selepas lulus dari bangku SMP nanti. Saya berani jamin, dunia SMK pun penuh jaminan dan masa depan yang sukses buat mereka yang mau serius, kok. Ini kejuruan, lho. Kalian masuk SMK, insyaAllah punya keahlian, seenggaknya untuk bekal nanti.

Jurusannya? Kalian bingung untuk mengambil jurusan di SMK? Lulus dari bangku SMP berarti kalian sudah dewasa, kalian bisa nentuin sendiri mana yang baik dan mana yang buruk. Saran dari orang tua dan teman-teman bisa jadi masukkan. Cari yang sesuai minat kalian, boleh yakin, boleh percaya diri asalkan masih sesuai batasnya.

Jangan takut untuk sukses, guys! Semua itu butuh perjuangan. Kalian memilih SMA/SMK sama saja, tetapi dua-duanya tidak akan mungkin bisa membuat kalian langsung sukses setelah lulus. Ranting-ranting tajam dan berduri pasti ada ditengah perjalanan kalian nanti.

SMA bisa? SMK justru serba bisa!

Advertisements

4 thoughts on “SMK Dual Education

  1. ” itu tergantung pribadinya doi sendiri lah ya. ” betul banget mau dia sma atau smk, selama dia serius dalam belajar pasti dia akan berhasil. seperti yang banyak orang bilang apa yang kamu tanam itu yang akan kamu tuai. jadi menurut gue mau latar nya smk atau sma sama ajaa cuma beda prosesnya 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s